jump to navigation

Exception Design (Bagian 09) – Try Parse Pattern 30 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
add a comment

Untuk API yang sangat mempertimbangkan performa, kita bisa menggunakan Try-Parse pattern. Pattern ini merubah nama member sehingga makna semantik dari member tersebut sekaligus menunjukkan sebuah pengetesan. Misalnya tipe data DateTime mempunyai method Parse yang melontarkan exception jika gagal melakukan parsing terhadap string yang diberikan. Selain itu, tipe data DateTime juga mempunyai method pasangan untuk method Parse, yaitu TryParse, yang akan mencoba melakukan parsing, tetapi mengembalikan nilai false jika gagal dan jika berhasil, akan mengembalikan nilai DateTime hasil parsing melalui parameter output. (lebih…)

Iklan

Exception Design (Bagian 08) – Tester-Doer Pattern 24 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
1 comment so far

Sebagaimana telah kita bahas pada artikel Performa Exception Dibandingkan Return Value, exception bisa membawa dampak yang buruk bagi performa aplikasi jika tidak didesain dengan benar. Di akhir artikel tersebut disebutkan bahwa salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif ini adalah dengan menggunakan Tester-Doer Pattern. Berikut ini akan kita bahas tentang apa itu Tester-Doer Pattern. (lebih…)

Exception Design (Bagian 07) – Membuat Custom Exception 16 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
add a comment

Pada beberapa kasus, kita mungkin tidak bisa menggunakan built-in exception yang telah terdapat di dalam .net framework karena tidak dapat mewakili jenis kesalahan yang terjadi. Pada kasus seperti ini, kita sebaiknya membuat custom exception (kelas turunan Exception yang kita buat sendiri). Berikut ini panduan yang bisa kita gunakan ketika kita ingin membuat custom exception: (lebih…)

Exception Design (Bagian 06) – Membungkus Exception 15 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
add a comment

Suatu saat, exception yang berasal dari layer yang lebih rendah mungkin tidak akan punya makna ketika muncul di layer yang lebih tinggi. Pada kasus seperti ini, akan lebih baik jika exception yang berasal dari layer yang lebih rendah ini kita bungkus di dalam sebuah exception baru yang lebih mempunyai arti bagi developer di layer yang lebih tinggi. (lebih…)

Exception Design (Bagian 05) – Penanganan Exception (Exception Handling) 14 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
add a comment

Setelah kita mengetahui kapan harus melontarkan exception, tipe exception apa yang harus dilontarkan, serta bagaimana membuat pesan exception, maka pada pembahasan kali ini kita akan memfokuskan diri untuk membahas bagaimana menangani exception yang terjadi. Pertama, kita definisikan dahulu beberapa terminologi berkaitan dengan penanganan exception. (lebih…)

Exception Design (Bagian 04) – Merancang Pesan Kesalahan Sebuah Exception 12 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
add a comment

Setelah kita memilih tipe exception yang akan kita lontarkan, maka sekarang kita akan mencoba membahas tentang bagaimana merancanag pesan kesalahan yang akan dibawa sebuah exception sehingga ia bisa membawa informasi yang berguna bagi pengguna. Berikut ini paduannya: (lebih…)

Exception Design (Bagian 03) – Memilih Tipe Exception yang Tepat 10 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
add a comment

Setelah kita memutuskan kapan akan melontarkan exception, maka langkah selanjutnya ialah memilih tipe exception yang tepat untuk dilontarkan. Berikut ini panduannya: (lebih…)

Exception Design (Bagian 02) – Panduan Umum tentang Exception 9 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
5 comments

Pada artikel bagian 01 kita telah membahas mengenail kelebihan menggunakan exception dibandingkan return value. Namun meskipun demikian, ada beberapa kasus khusus di mana kita bisa melakukan kompromi untuk tidak menggunakan exception. Biasanya hal ini berkaitan dengan masalah performa dari exception itu sendiri. Mengenai isu performa ini, akan kita bahas pada artikel berikutnya. Namun pada hampir semua kasus, kita jauh lebih baik menerapkan mekanisme exception ini. Berikut ini panduan umum tentang exception: (lebih…)

Exception Design (Bagian 01) – Keuntungan Menggunakan Exception Dibandingkan dengan Return Value 6 Juni 2008

Posted by firstyuyu in Exception Design.
4 comments

Ada banyak keuntungan yang ditawarkan oleh mekanisme exception handling dibandingkan dengan penggunaan return value pada mekanisme pelaporan kesalahan sebuah aplikasi. Karena itu, suatu framework yang baik sudah seharusnya mengadopsi mekanisme ini untuk masalah penanganan kesalahannya. Berikut ini keunggulan menggunakan exception: (lebih…)